Lewati ke konten
Marketplace · 2 menit baca

Berapa sih margin sebenarnya jualan di Shopee dan TikTok Shop?

Komisi, biaya admin, ongkir subsidi, dan biaya yang sering lupa dihitung — contoh perhitungan margin bersih per produk di dua marketplace terbesar.

Banyak penjual tahu omzetnya, tapi tidak tahu margin sebenarnya per produk. Selisihnya biasanya bersembunyi di biaya-biaya yang baru terasa saat pencairan dana: komisi, biaya admin, ongkir yang disubsidi, dan retur.

Biaya yang sering bocor diam-diam

  • Komisi & biaya layanan — berbeda per kategori dan program (Mall, affiliate, coin).
  • Ongkir subsidi — potongan ongkir yang Anda tanggung saat ikut program gratis ongkir.
  • Biaya admin pencairan — kecil, tapi kalau pencairan sering, jumlahnya nyata.
  • Retur & pembatalan — produk kembali tidak selalu layak jual lagi.
  • Biaya kemasan — sering dianggap “sudah termasuk”, padahal makan 2–5% harga jual.

Contoh sederhana

Produk dengan harga jual Rp 89.000:

PosNilai
Harga jualRp 89.000
Modal + kemasanRp 52.000
Komisi + biaya layanan (±6%)Rp 5.300
Ongkir subsidi tanggungan penjualRp 3.600
Margin bersihRp 28.100 (±31%)

Angka ini baru satu produk, satu skenario promo. Saat flash sale, diskon affiliate, atau program coin aktif, margin bisa berubah signifikan — itulah kenapa harga perlu dicek ulang tiap skenario, bukan sekali setel lalu lupa.

Hitung sendiri dalam hitungan detik

Kami membangun Marginly persis untuk ini: masukkan modal dan target profit, lalu harga jual idealnya keluar lengkap dengan rincian fee tiap marketplace — Shopee dan TikTok Shop dipisah.

Kalau Anda butuh lebih dari kalkulator — misalnya melihat margin per kategori sepanjang waktu, atau tren mana produk yang menyerap biaya — itu wilayah Marketplace Business Analytics yang sedang kami bangun. Daftar waitlist untuk jadi yang pertama tahu saat rilis.

Ingin analisis ini diterapkan ke bisnis Anda?

Diskusikan data Anda dengan kami — konsultasi awal gratis.